Beredar di Medsos, Foto Komodo Sedang Merayap di Bawah Plang PT Segara Komodo Lestari

Sebuah foto beredar di media sosial, di mana tampak seekor komodo sedang merayap di bawah balok milik PT Segara Komodo Lestari (SKL), perusahan yang hendak membangun sarana wisata di Pulau Rinca.

Dalam foto ini, komodo itu merayap di bawah balok berwarna biru, di mana ada tulisan “Area Pengusahaan Wisata Alam PT Segara Komodo Lestari.”

PT SKL mendapat izin dari pemerintah pada tahun 2013 untuk pembangunan sarana wisata di area seluas 22,1 hektar di Pulau Rinca, salah satu habitat utama komodo.

Perusahan itu sudah mulai beraktivitas setelah pada Mei lalu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberinya peringatan untuk mencabut izin jika tidak melakukan aktivitas.

Namun, langkah perusahan itu, yang sudah membangun pagar seng di lokasi izinnya kemudian memantik reaksi publik.

Di Labuan Bajo, warga menggelar aksi demonstrasi pada 6 Agustus dan pada Jumat kemarin, 10 Agustus, perwakilan masyarakat kemudian menemui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.

Warga dan aktivis mengingatkan, pembangunan fisik di area konservasi habitat komodo akan membuat ancaman kepunahan komodo menjadi kenyataan. Mereka mendesak agar izin itu dicabut dan biarkan pulau-pulau di TNK tetap alami, tanpa ada intervensi investasi.

Foto komodo itu, yang kini viral di Facebook, kemudian memantik banyak komentar.

Kris da Somerpes, aktivis di Labuan Bajo mengunggah foto itu di akun Facebooknya dan menulis keterangan, “ULAH PERUSAHAAN SIALAN YANG DIFASILITASI NEGARA untuk bangun sarana wisata di pulau Rinca Kawasan Taman Nasional Komodo ternyata sudah merusak ruang gerak komodo. Mengobok-obok sarang bertelur. Merusak konservasi. Segera cabut izin perusahaan ini.”

Sumber: Floresa.co